Protokol Jaringan

Penjelasan dan Fungsi-Fungsi dari Protokol 

(ARP, RARP, ICMP, HTTP, FTP, SMTP, POP3,IMAP4)

1. ARP (Address Resolution Protocol)




         ARP atau (Address Resolution Protocol) adalah sebuah protokol dalam TCP/IP yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau alamat hardware dari suatu host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan IP Address yang terkonfigurasi dengan Host yang bersangkutan. ARP sendiri memiliki fungsi penting, yaitu:

        Fungsi penting ARP dalam jaringan yang utama adalah mengenai komunikasi data yang terjadi dalam jaringan. Jaringan LAN yang terhubung  saling berkomunikasi menggunakan Mac Address dan tidak menggunakan IP Address.
           Memeriksa data komputer dengan cara mendapatkan IP Address dan Host, maka data berupa Mac Address bisa didapatkan. Namun apabila alamat fisik tidak ditemukan maka peran protokol ini difungsikan untuk mencari alamat yang cocok untuk diberikan kepadanya.

    2. RARP (Reverse Address Resolution Protocol)



         Adalah protokol yang bertugas untuk menemukan IP Address dari sebuah Host yang hanya mengetahui hardware Address nya saja dengan cara Host akan mengirim paket berikut alamat Mac nya secara broadcast untuk meminta alamat IP yang sesuai, RARP server akan menjawab paket tersebut sehingga alamat IP akan teridentifikasi. Dari penjelasannya tersebut dapat disimpulkan pula fungsi dari RARP tersebut.

    3. ICMP (Interner Control Message Protocol)


           
            Adalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau. ICMP sendiri memiliki fungsi, yaitu:

    1. Membantu proses error handling/melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan.
    2. Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan.
    3. Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan.
    4. Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya

    4. HTTP (Hypertext Transfer Protocol)




        Adalah suatu protokol yang digunakan untuk akses antara client dan server pada jaringan komputer. Khususnya internet, atau dapat diartikan juga sebagai sebuah protokol pada internet yang digunakan sebagai metode dalam mentransfer halaman World Wide Web (WWW).

          Fungsi HTTP itu sendiri adalah untuk memformat lalu mentransferkan data dari server ke web browser sehingga data yang diminta oleh client dapat di tampilkan di web browser. Nantinya server akan menanti permintaan dari web browser atau client, web server biasanya akan siap di port 80 atau 8080 karena port tersebut merupakan port standar yang biasanya digunakan oleh http. saat web browser mengirimkan permintaan ke web server maka permintaan tersebut akan segera di proses atau di respon secepat mungkin.

    5. FTP (File Transfer Protocol)



         Adalah sebuah protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah jaringan. Fungsi dari FTP itu sendiri, yaitu:
         Menjalankan perangkat lunak yang digunakan untuk pertukaran file atau dalam istilah asing file exchange, yang selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request atau permintaan dari FTP client. FTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file (upload dan download file).

    6. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)


         Adalah standar internet untuk surat elektronik (e-mail) transmisi di Internet Protocol (IP) jaringan. Service SMTP berjalan pada protokol TCP port 25, yang merupakan port standar service SMTP. Karena SMTP tidak memiliiki kemampuan penyimpanan e-mail dalam mailbox,maka diperlukan protokol lain untuk menjalankan fungsi tersebut yaitu POP3(Post Office Protocol) dab IMAP(Internet Message Access Protocol).
         Fungsi dari SMTP, yaitu:
    Menyampaikan e-mail dari suatu Host ke Host lainnya dalam jaringan protokol ini tidak memiliki kemampuan untuk melakukan penyimpanan dan pengambilan e-mail drai suatu mailbox. Dari sisi klien e-mail, server SMTP merupakan sarana untuk melakukan outgoing connection atau mengirimkan pesan. Sedangkan untuk incoming connection digunakan protocol POP3.

    7. POP3 (Post Office Protocol version 3)

         Adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP dimana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat elektronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak.

         Fungsi nya, yaitu: Untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak.

    8. IMAP4 (Internet Message Access Protocol)



         Merupakan protokol standar yang digunakan untuk mengakses atau mengambil email dari server. IMAP memungkinkan pengguna untuk memilij pesan email yang akan diambil, mencari pesan email tertetnu, bahkan menghapus pesan email yang ada. kemampuan yang dimiliki IMAP lebih baik daripada POP yang mengijinkan penggunanya megambil dan mengunduh semua pesan yang ada tanpa kecuali.






     

         








    Komentar